Bentuk Baru Babu Bagi Remajaku.
(HanifKhoirul Latif)
Tlah terwujud apa yang slama ini menjadi sebuah kurungan pertanyaan.
Kini mereka tlah disumpah untuk memangku, menimang.
Ya, sesosok remaja reformasi yang labil dan rentan akan ketidak-sepahaman.
Mendidik, agar ia jadi kokoh bak granit yang tak gentar akan apapun dan berjiwa mulia bak intan permata.
Dan...
Sungguhkah mereka dalam menyusun pazel keanekaragaman paham itu?
Sungguhkah mereka dalam menerjemahkan arti “Bhineka Tunggal Ika” bagi sang remaja?
Beribu janji tlah mereka lontarkan.
Yang terasa manis bak adonan durian dan madu.
Dan terasa mulus ketika menggetarkan gendang telinga.
Akankah janji itu terealisasi?
Atau, akankah jadi beribu duri?
Hanya satu pesanku wahai babu...
Jangan engkau gerogoti majikan lemahmu ini...
23/10/09.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar